Adakah orang yang bisa memastikan bahwa esok anda masih akan berjumpa dengan keluarga anda? Atau hanya sekedar bertegur sapa dengan teman2 anda, tersenyum, tertawa, melakukan hal yang terkadang "GeJe"(gak jelas) bersama teman2 anda, adakah orang yang bisa menjamin esok anda pasti akan mengulang keceriaan itu kembali? "Tidak ada, tak ada seorangpun yang bisa menjamin", itulah jawaban yang secara otomatis keluar dari hati kecil anda, lalu kenapa hingga hari ini anda masih tetap saja dengan keangkuhan, kesombongan, kemunafikan.
Masih saja suka berbohong, bahkan orang tua sendiri tega anda bohongi, Mengenaskan!!!
Masih suka maksiat, anda sering dengan wajah tanpa dosa melihat hal-hal yang semestinya itu bukanlah hak anda!!!! Bahkan bergaul dengan lawan jenispun anda tidak memperdulikan adab selayaknya anda memiliki dien(agama) yang anda sebut Islam. Islam tidak hanya sekedar dien(agama) ritual saja, Islam mengatur adab mulai dari keluar masuk kamar mandi hingga mengatur tatanan sistem pemerintahan. Masihkah anda tidak menyadari bahwa sesungguhnya batasan hubungan antara laki-laki dan perempuan yang belum menikah itu harus ada hijab diantara mereka.
Masih suka bersenang2 dengan kehidupan dunia, ada adzan berkumandang anda malah pergi ke pusat perbelanjaan, ada saudara yang minta sedekah anda malah memasang muka sinis, ketahuilah mereka hanya meminta hak! Selalu saja mengikuti hawa nafsu, sama saja anda menyembah nafsu, sebenarnya siapa Rabmu?!
Sadarlah, bagaimana jika beberapa saat jam, menit, atau bahkan detik lagi Izrail datang menjemputmu! Apa yang akan anda lakukan, akankah anda meminta agar Izrail datang lain waktu karena mungkin anda sedang sibuk? Akankah itu anda lakukan?
Kemudian jawaban apa yang akan anda berikan ketika Munkar dan Nakir melontarkan pertanyaan yang sebenarnya amat sangat mudah dijawab bagi orang-orang beriman. Bahkan sedikitpun mulut anda tak dapat digerakkan walaupun hanya satu kata. Akankah anda menyesal ketika itu? Kenapa tidak dari dulu, kenapa anda tidak bijak menentukan pilihan, selalu saja mengikuti nafsu, sombong!.
Sadarlah, bagaimana jika beberapa saat jam, menit, atau bahkan detik lagi Izrail datang menjemputmu! Apa yang akan anda lakukan, akankah anda meminta agar Izrail datang lain waktu karena mungkin anda sedang sibuk? Akankah itu anda lakukan?
Kemudian jawaban apa yang akan anda berikan ketika Munkar dan Nakir melontarkan pertanyaan yang sebenarnya amat sangat mudah dijawab bagi orang-orang beriman. Bahkan sedikitpun mulut anda tak dapat digerakkan walaupun hanya satu kata. Akankah anda menyesal ketika itu? Kenapa tidak dari dulu, kenapa anda tidak bijak menentukan pilihan, selalu saja mengikuti nafsu, sombong!.
QS 57:2 Dalam ayat ini jelas diterangkan bahwa kehidupan dan kesenangan didunia adalah palsu.
QS 29:64 Dan tiadalah kehidupan dunia ini, melainkan hanya senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya dinegri ahirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.
“Demi Allah, DUNIA ini dibanding AKHIRAT ibarat seseorang yang mencelupkan JARINYA ke LAUT; air yang TERSISA di JARINYA ketika diangkat itulah NILAI DUNIA ( akhirat = LAUT) ” (HR Muslim).
“Demi Allah, DUNIA ini dibanding AKHIRAT ibarat seseorang yang mencelupkan JARINYA ke LAUT; air yang TERSISA di JARINYA ketika diangkat itulah NILAI DUNIA ( akhirat = LAUT) ” (HR Muslim).
Apakah anda masih berpikir bahwa kehidupan akan berakhir di dunia saja?
Mulai saat ini berpikirlah lebih bijak, jangan selalu mengikuti hawa nafsu, jangan terjebak dengan kenikmatan dunia yang sementara ini. Berbuatlah hanya untuk yang bermanfaat, ikrarkan, katakan secara tegas "Selamat tinggal dosa!".
Afwan, Semoga bermanfaat.
Mulai saat ini berpikirlah lebih bijak, jangan selalu mengikuti hawa nafsu, jangan terjebak dengan kenikmatan dunia yang sementara ini. Berbuatlah hanya untuk yang bermanfaat, ikrarkan, katakan secara tegas "Selamat tinggal dosa!".
Afwan, Semoga bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar